Selasa, 23 April 2013

Ungkapan Kata Kata Cinta Sejati Oleh Gibran

Kata-kata cinta sejati adalah bentuk kita mengekspersikan arti cinta itu sendiri. Cinta memang tak perlu melulu diungkapkan dalam kata-kata cinta sejati saja, melainkan dengan tindakan yang pastinya penuh pengorbanan dan harus diikuti dengan ketulusan serta kasih sayang. Jika berbicara mengenai kata kata cinta , tentu kita segera teringat akan kata-kata cinta sejati yang ditulis pujangga hebat sekaliber Kahlil Gibran.

Kita tentu masih ingat dengat kata-kata cinta sejatinya yang mampu membius dan menggetarkan dada. Mungkin ada di antara kita yang sudah mempraktekkan kata-kata cinta sejatinya Gibran, seperti:

gibran.jpg
"Apabila cinta memanggilmu, ikutilah dia walau jalannya berliku-liku. Dan, apabila sayapnya merangkummu, pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu" (Kahlil Gibran)

***

Kata-kata cinta sejati Gibran yang sudah banyak menginspirasi umat, hingga hari ini masih saja banyak yang menggaguminya dan berguru pada Gibran lewat buku-buku karangannya. Ekspersi kata-kata cinta sejati ini adalah bentuk keseriusan cinta. Jika kita cinta pada seseorang atau kekasih maka Gibran sudah mengingatkan kita, dalam cinta pasti akan ada luka, namun yakinlah dengan cinta itu, karena pada cinta itu ada ketenangan jiwa juga kebahagiaan yang sangat.

"Kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang" (Kahlil Gibran)

***

Semuanya memang demi cinta. Kata-kata cinta sejati adalah kata yang diikuti dengan langkah dan keberanian penuh. Sejatinya kehancuran-kehancuran dalam hidup, serta keterpurukan yang melanda jiwa, lelah yang menyerang tubuh hingga kaki tak bisa lagi berjalan, namun lagi-lagi demi cinta, dan karena cinta telah memanggil, maka semuanya terasa sirna. Karena lewat kata-kata cinta sejati ini, kita bisa mengabil semangat untuk hidup dan mencintai cinta.

"Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta, terus hidup, sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan" (Kahlil Gibran)

***

Inilah ketulusan cinta. Cinta yang suci adalah cinta mati. Bukan lagi yang bermain kata-kata cinta sejati, namun sudah mengikrarkan bahwa cinta akan tetap ada walau jasad sudah tidak ada di dalam raga, karena jiwa sudah menyatu dengan cinta. Maka nikmatilah cinta, seperti kita mereguk air dingin di siang yang terik. Basahi jiwamu dengan kesegaran cinta.

"Jangan menangis, Kekasihku. Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah, kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan" (Kahlil Gibran)

***

Demikianlah cinta. Seperti juga yang dikatakan Budha, bahwa hidup ini adalah penderitaan. Penderitaan yang salah satunya disesbabkan karena cinta. Lewat kata kata cinta sejatinya, Gibran meyakinkan kita bahwa setiap kali datang derita dan kesedihan, juga perpisahan, dengan cinta yang indah kita bisa bertahan dari semua luka.

"Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai. Dan, apa yang kucintai kini, akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai, dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya" (Kahlil Gibran)

***

Cinta memang mesti sempurna. Sempurna memberikan cinta terhadap anak, atau mencintai orang tua kita. Cinta memang kemudian memaksa untuk dipelihara hingga akhir, namun pada kenyataanya, mesti semua sudah berujung pada yang akhir, namun cinta tetap ada. Cinta sampai mati. Sampai dibawa mati. Atau kita sama-sama sepakat untuk menyederhanakan cinta? Sehingga cinta tidak perlu terlalu dipuja-puja, tidak perlu terlalu dipusingkan. Seperti kata-kata cinta sejatinya penyair Indonesia, Sapardi Joko Damono, yang menafsir cinta sesederhana mungkin dalam sajaknya yang berjudul 'Aku ingin'. Mari kita baca apa yang diinginkan Sapardi dalam bentuk kata-kata cinta sejatinya:

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

Seperti isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

***

Cinta adalah sebuah anugerah yang diberikan Tuhan. Kata kata cinta sejati yang termuat didalam liputan informasi ini, seharusnya tidak lagi digunakan untuk melukai cinta, atau membuat noda kepada cinta yang suci. Karena cinta adalah saling memahami dan menyayangi.

Ungkapan Kata Kata Cinta Sejati Oleh Gibran Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 comments:

Posting Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *