Pengertian Pencemaran Air

Kamis, 16 Mei 2013 | comments

Pencemaran air merupakan masalah global utama yang membutuhkan evaluasi dan revisi kebijakan sumber daya air pada semua tingkat (dari tingkat internasional hingga sumber air pribadi dan sumur). Banyak terdapat Istilah pencemaran air yang diartikan oleh setiap orang, mengingat banyak sumber referensi yang membahas tentang istilah pencemaran air tersebut, baik dalam kamus maupun teks ilmiah. Pencemaran air dapat disebabkan oleh berbagai hal dan memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Meningkatnya kandungan nutrien dapat mengarah pada eutrofikasi.
Sampah organik seperti air comberan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah terhadap seluruh ekosistem.

Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, toksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.
Seperti limbah pabrik yg mengalir ke sungai seperti di sungai citarum
pencemaran air oleh sampah
Penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan

Melalui liputan informasi membahas tentang Apa itu pencemaran air itu sendiri

Pencemaran Air.JPG

1. Menurut Michael (1990)

Michael memaparkan secara khusus pengertian pencemaran air. Pencemaran air merupakan salah satu penyimpangan dari berbagai sifat air, baik keadaan normal maupun dari kemurniannya. Banyak air tawar tercemar karena banyaknya sisa pembuangan kotoran dan cairan buangan limbah rumah tangga ke sungai.

Cairan pembuangan yang dimaksud adalah sisa-sisa dari pembuangan dalam bentuk cairan, dan merupakan hasil dari proses industri, serta kegiatan rumah tangga. Pencemaran airnya berupa berbagai zat racun, dan berbagai bahan yang mengendap atau deoksigenasi.

2. Menurut surat Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup Nomor: KEP-02/MENKLH/1/1988

Menurut surat Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup Nomor: KEP-02/MENKLH/1/1988, pengertian pencemaran air merupakan masuknya atau dimasukkan makhluk hidup, energi, zat, atau komponen lainnya ke dalam air.

Selain itu, dapat juga karena adanya perubahan tatanan air karena kegiatan manusia maupun proses alam. Hal itu menyebabkan kualitas air menurun hingga tingkatan tertentu, dan dapat membuat air menjadi tidak berfungsi sesuai dengan fungsi seharusnya (pasal 1).

Pengertian menurut surat Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup Nomor: KEP-02/MENKLH/1/1988 tersebut termasuk dalam ketetapan “Mengenai Penetapan Baku Mutu Lingkungan”.

Berdasarkan dua pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pencemaran air adalah masuk atau dimasukkannya komponen lain ke dalam air sehingga dapat merubah tatanan air dari keadaan normal menjadi kemurniannya berkurang.

Hal tersebut, dapat disebabkan karena proses alam maupun kegiatan manusia. Akibat proses alam atau ulah manusia inilah yang menyebabkan fungsi air tidak berlaku lagi sesuai dengan kegunaannya.

Selain membahas pengertian pencemaran air, dalam artikel ini juga akan membahas sumber pencemaran air. Air tidak akan tercemar, tanpa ada sumber yang mengakibatkan air tersebut tidak bisa dipergunakan sesuai dengan kegunaannya.
Sumber Pencemaran Air

1. Limbah Rumah Tangga

Tidak bisa kita pungkiri bahwa pencemaran air, terutama di Indonesia disebabkan limbah rumah tangga. Banyak warga yang membuang sampah di sungai.

Inilah yang menjadi PR penting bagi kita semua, agar hal ini tidak terjadi. Di Indonesia membuang sampah di sungai sudah menjadi hal yang biasa. Apalagi bagi mereka yang hidup di perkotaan, membuang sampai di sungai sudah menjadi kegiatan sehari-hari.

Limbah yang termasuk ke dalam limbah rumah tangga adalah yang dihasilkan dari aktivitas manusia sehari-hari, di antaranya adalah limbah organik (daun dan sisa makanan), kertas, sabun, dan detergen.

Apabila limbah rumah tangga tersebut di buang ke sungai, maka akan mengakibatkan air sungai jadi tercemar. Selain itu juga dapat merusak ekosistem yang ada di sungai.

Apalagi jika air sungai tersebut digunakan untuk mandi, mencuci bahkan memasak. Maka air yang sudah tercemar ini sangat membahayakan para penggunanya, dan dapat menimbulkan penyakit yang diakibatkan oleh bakteri atau virus.

Selain itu, pembuangan limbah rumah tangga yang terlalu menumpuk di sungai juga bisa mengakibatkan banjir. Akibat tumpukan limbah rumah tangga yang menutupi jalur air.

Untuk itu mulailah dari sekarang untuk membuang limbah rumah tangga pada tempat yang sesuai atau tempat yang sudah ditentukan. Jika ada tempat untuk membakar, sebaiknya limbah yang terbuat dari plastik dibakar di tempat yang aman.

2. Limbah Industri

Selain limbah rumah tangga, limbah yang lebih parah adalah limbah industri. Banyak industri-industri yang tidak mempunyai tempat untuk penampungan pembuangan limbah atau pendaurulangan limbah sehingga industri tersebut memililih untuk membuang limbah ke sungai.

Limbah industri ini juga berbahaya mencemari air karena mengandung senyawa kimia. Senyawa kimia ini biasanya tidak diolah terlebih dahulu oleh suatu industri, dan hanya dibuang begitu saja ke sungai, namun limbah industri yang telah diolah pun masih membahayakan warga sekitar.

Senyawa kimia yang biasanya terkandung dalam limbah industri adalah Hg, Pb, Cr, Cu, Zn, dan Ni, serta zat-zat radioaktif, sampah dan kotoran. Contoh salah satu pencemaran air yang diakibatkan oleh limbah industri, yaitu peristiwa yang terjadi di Minahata, Jepang.

Pencemaran air yang terjadi di Minahata, Jepang, yaitu pencemaran air raksa atau merkuri (Hg). Hal seperti itu, seharusnya menjadi pembelajaran bagi para pengelola industri agar lebih memikirkan cara mendaur ulang limbah agar tidak mencemari air.

3. Limbah Pertanian

Pencemaran air juga bisa disebabkan oleh limbah pertanian. Limbah pertanian ini berasal dari sisa pemakaian pupuk buatan, pestisida dan herbisida yang digunakan oleh para petani secara berlebihan. Sisa pupuk yang berlebihan tersebut akan mengalir ke luar daerah persawahan mengikuti arus kemana air dari sawah itu mengalir.

Sisa pupuk yang berlebihan tersebut dapat merusak atau mematikan organisme air, seperti ikan, plankton, siput serta hewan lainnya. Hal ini juga berimbas pada manusia. Manusia atau warga yang menggunakan air tersebut pun akan ikut merasakan imbas dari sisa pupuk pertanian yang berlebihan.

Untuk itu disarankan kepada para petani agar menggunakan pupuk sesuai dengan kadarnya, namun para petani berpikir bahwa dengan pemberian pupuk yang berlebihan maka tanamannya pun akan dapat tumbuh dengan subur. Pada kenyataannya hal tersebut tidak terbukti.

Tanaman yang kelebihan pupuk, biasanya akan mengalami kelambanan dalam pertumbuhan. Selain itu, terkadang akan mati. Oleh karena itu, petani harus mengetahui bahwa penggunaan pupuk yang berlebihan dapat mengakibatkan pencemaran air.

Berdasarkan hal-hal yang telah kita bahas tersebut, tidak ada salahnya juga kita instropeksi diri. Apakah kita sudah membuang sampah pada tempatnya?

Pencemaran air yang terjadi di sekitar kita merupakan hasil dari tindakan kita juga. Jika kita mau membuang sampah pada tempatnya berarti kita sudah ikut menjaga kelestarian atau kemurnian air tersebut.

Jika masih ada orang yang membuang sampah tidak pada tempatnya, terutama membuang sampah di sungai maka kita tidak boleh menyalahkan siapa pun jika air di daerah kita tercemar.

Pencemaran air yang diakibatkan oleh limbah rumah tangga juga dapat mengakibatkan hal yang fatal bagi kita semua, yaitu bencana banjir.

Di Indonesia, terutama di daerah-daerah tertentu hal ini sudah terbiasa terjadi. Mereka masih membudidayakan membuang sampah di sungai yang mengakibatkan pencemaran air serta banjir di mana-mana. Hal ini terjadi karena ulah manusia sendiri.

Untuk itu, tidak ada salahnya pemerintah memberikan pengarahan kepada warga tentang “Pencemaran Air”. Hal ini diberikan agar warga mengetahui tentang akibat pencemaran air, dan hal-hal yang mengakibatkan pencemaran air. Dengan warga mengetahui akibat pencemaran air dan hal-hal yang mengakibatkan pencemaran air tersebut, warga jadi lebih sadar untuk menjaga lingkungan sekitarnya.
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright ©. Liputan Informasi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger